Fitur baru: KSEI Ownership Analytics — cek kepemilikan emiten, investor, dan konglomerat. Coba sekarang →
Q4 2025

APLNPT Agung Podomoro Land Tbk

Utang Turun Tapi Pertumbuhan Lambat, Valuasi Sangat Murah

Laporan Keuangan Terbaru

APLN menunjukkan kinerja yang stabil di kuartal ketiga 2025 dengan pendapatan Rp5.4 triliun dan laba bersih Rp731 miliar. Margin bersih sebesar 13.4% masih sehat, meski mengalami sedikit penurunan dibanding kuartal sebelumnya. Pertumbuhan penjualan terlihat stagnan di kisaran Rp5-6 triliun per kuartal sejak 2023.

Kondisi Keuangan: Utang Terus Turun

Poin paling positif adalah rasio utang terhadap ekuitas (DER) yang turun drastis dari 1.37 di tahun 2022 menjadi 0.49 di kuartal terbaru. Ini menunjukkan perusahaan sudah menyelesaikan masalah kelebihan utang. Arus kas operasi positif Rp1.26 triliun di Q3 2025, tapi arus kas historis cenderung volatil dan tidak konsisten.

Valuasi: Sangat Murah Historis

  • PER saat ini 5.5x, di bawah rata-rata historis 7.4x
  • PBV 0.3x, di bawah nilai buku (sangat murah)
  • FCF Yield sangat tinggi 35.3%, menarik bagi investor value

Poin Kuat & Risiko Utama

Kekuatan: āœ“ Posisi utang sangat aman (DER 0.49x) āœ“ Margin operasional sehat (OPM 20.8%) āœ“ Harga saham jauh di bawah nilai buku āœ“ Hasilkan free cash flow positif āœ“ Piotroski F-Score 7/9 (kualitas finansial cukup baik)

Risiko: ⚠ Pertumbuhan bisnis lambat dan volatil ⚠ ROE rendah 8.4% (kurang efisien) ⚠ Historis laba tidak konsisten, sering rugi ⚠ Tidak rutin membagikan dividen ⚠ Sektor properti siklikal

Kesimpulan Sederhana

APLN kini berada di posisi keuangan yang jauh lebih aman setelah berhasil menurunkan utang. Valuasinya sangat murah baik dari sisi PER maupun PBV, menarik bagi investor yang mencari value play. Namun, pertumbuhan bisnis terbatas dan historis kinerja masih volatil. Cocok untuk investor dengan toleransi risiko tinggi yang fokus pada perbaikan fundamental dan harga murah, bukan untuk yang mencari pertumbuhan cepat.