Fitur baru: KSEI Ownership Analytics — cek kepemilikan emiten, investor, dan konglomerat. Coba sekarang →
Q4 2025

BOBAPT Formosa Ingredient Factory Tbk

Bisnis Sehat Tanpa Utang, Tapi Pertumbuhan Melambat

Ringkasan Utama

BOBA menunjukkan kondisi keuangan sangat sehat tanpa utang dan arus kas kuat, namun pertumbuhan pendapatan mulai melambat dan konsistensi laba rendah.

Kinerja Keuangan

  • Pendapatan Q4 2025: Rp 167,9 miliar, turun 6% dari tahun lalu (Rp 178,3 miliar)
  • Laba Bersih: Rp 16,7 miliar, naik tipis dari Rp 16,0 miliar tahun lalu
  • Margin Kotor: Meningkat menjadi 33,4% dari 29,5%, menunjukkan efisiensi lebih baik
  • ROE: Naik ke 13,4% dari 12,7%, di atas rata-rata pasar

Kekuatan Utama

  • Tanpa Utang (DER 0x): Perusahaan tidak punya utang, sangat aman dari risiko keuangan
  • Likuiditas Kuat: Current ratio 3,6x (aset lancar 3,6 kali lipat utang jangka pendek)
  • Arus Kas Gemilang: Operasional menghasilkan Rp 31,5 miliar, FCF yield 18% (sangat menarik)
  • Piotroski Score: 7/9 - menunjukkan kualitas finansial yang baik

Risiko Penting

  • Pertumbuhan Melambat: Penjualan turun YoY, dikategorikan sebagai "Slow Grower"
  • Konsistensi Rendah: Pertumbuhan laba bersih hanya konsisten 4,7% dalam 5 tahun
  • Efisiensi Menurun: Asset turnover turun ke 0,92x dari 0,97x
  • PEG Ratio: 2,4x - dianggap terlalu mahal untuk pertumbuhan lambat

Valuasi

  • PER: 10,5x lebih rendah dari rata-rata historis 12,9x (potensi undervalue)
  • PBV: 1,04x di bawah rata-rata 1,24x
  • Estimasi Nilai Wajar: Rp 179-311 (margin of safety 18-106%)

Kesimpulan

BOBA menawarkan investasi defensif dengan fundamental kuat dan valuasi menarik, cocok untuk investor yang mengutamakan stabilitas. Namun, pertumbuhan terbatas dan konsistensi laba rendah menjadi pertimbangan utama. Imbal hasil arus kas tinggi menjadi daya tarik utama.