ROE 24% dan Valuasi Menarik, tapi Pertumbuhan Lambat
Poin Utama
CNMA mencatat ROE 24,2% pada Q4 2025 dengan PER 12,3x (dibawah rata-rata historis 16,1x). Profitabilitas tinggi namun pertumbuhan lambat, dan marjin mengalami tekanan.
Kinerja Keuangan
Pendapatan & Laba:
- Q4 2025: Pendapatan Rp5,86 triliun, Laba Bersih Rp776,2 miliar
- Marjin Bersih 13,2% dan Marjin Operasional 17,9% - stabil di kisaran sehat
- Peringatan: Data beberapa kuarter tidak lengkap, analisis tren terbatas
Profitabilitas:
- ROE 24,2% - sangat tinggi, konsisten di atas 20% sejak Q3 2023
- ROA 15,5% - menunjukkan efisiensi aset yang baik
- Ekuitas Rp4,34 triliun dari total aset Rp6,76 triliun
Arus Kas:
- FCF Yield 12,5% - menarik bagi investor
- Operating Cash Flow Rp1,74 triliun lebih tinggi dari Laba Bersih (kualitas laba baik)
Valuasi
- PER 12,3x vs rata-rata historis 16,1x - di bawah rata-rata
- PBV 2,1x vs rata-rata 2,4x - sedikit di bawah rata-rata
- Estimasi harga wajar bervariasi: Rp120-147 (margin of safety 15-41%)
- FCF Yield 12,5% - menarik
Kekuatan Utama
- Profitabilitas superior: ROE konsisten >20%
- Struktur keuangan aman: Utang sangat rendah (DER mendekati 0)
- Arus kas kuat: Kualitas laba baik
- Valuasi wajar: PER di bawah rata-rata historis
Risiko Utama
- Pertumbuhan lambat: Klasifikasi Slow Grower
- Tekanan marjin: Gross margin turun dari 22% (Q1 2024) ke 17,5% (Q4 2025)
- Konsistensi laba: Pertumbuhan tidak konsisten tahun ke tahun
- Data terbatas: Beberapa kuarter data tidak tersedia
Kesimpulan
CNMA adalah perusahaan berkualitas dengan profitabilitas tinggi dan struktur keuangan sehat. Valuasi saat ini terlihat wajar hingga menarik. Cocok bagi investor value yang fokus pada stabilitas dan cash flow, namun kurang cocok bagi investor growth. Perlu dipantau tekanan marjin dan konsistensi kinerja triwulanan.