Fitur baru: KSEI Ownership Analytics — cek kepemilikan emiten, investor, dan konglomerat. Coba sekarang →
Q4 2025

DMASPT Puradelta Lestari Tbk

Laba Tumbuh Positif, Valuasi Masih Terjangkau

Kinerja Keuangan DMAS Q4 2025

Pendapatan Rp1,31 triliun menurun 35,6% dari kuarter sebelumnya (Rp2,03 triliun), tapi masih di atas periode yang sama tahun lalu. Laba bersih Rp801 miliar juga turun 36,4% dari Q3 2025, tapi profitabilitas tetap sehat.

Kondisi Keuangan

  • Margin laba bersih 61,2% - tinggi, menunjukkan efisiensi operasional kuat
  • ROI ekuitas 9,4% - stabil, cukup memadai untuk sektor properti
  • Utang minimal (DER 0,0x) - hampir tanpa utang, risiko keuangan sangat rendah
  • Aset Rp7,12 triliun tumbuh 6% YoY, ekuitas mencapai Rp6,61 triliun

Tren Operasional

  • Total aset turnover 0,18x - turun dari 0,24x tahun lalu, efisiensi penggunaan aset menurun
  • Gross margin 66,3% - masih sehat meski turun dari 69,6% di Q3 2024
  • Arus kas operasi positif Rp23 miliar - tapi jauh lebih rendah dari laba bersih, kualitas laba perlu diperhatikan

Valuasi (Data Terakhir)

  • PER 8,0x - di bawah rata-rata historis 7,3x, masih terjangkau
  • PBV 0,97x - di bawah rata-rata industri, harga saham diskon terhadap nilai buku
  • Fair value PE Band: Rp121 dengan margin of safety -9,2% (sedikit overvalue)
  • Graham Defensive & Enterprising: PE 8,0x memenuhi kriteria untuk investor konservatif

Kekuatan Utama

āœ“ Hampir tanpa utang (DER 0,0x) - sangat aman āœ“ Margin profitabilitas tinggi (NPM >60%) āœ“ Ekuitas besar 92,9% dari aset āœ“ Kriteria Graham terpenuhi untuk investor defensif

Risiko Utama

āš ļø Penurunan kinerja kuartal terakhir - pendapatan & laba turun signifikan āš ļø Arus kas operasi rendah dibandingkan laba (quality of earnings 2,9%) āš ļø Asset turnover menurun - efisiensi operasional menurun āš ļø Tidak ada dividen - kurang menarik bagi investor income

Kesimpulan

DMAS memiliki fundamental kuat dengan utang sangat rendah dan margin tinggi. Namun, kinerja terakhir menunjukkan tren penurunan yang perlu diawasi. Valuasi masih terjangkau (PER 8x, PBV <1x) tapi arus kas operasi yang lemah menjadi perhatian. Cocok untuk investor value yang mencari perusahaan konservatif di sektor properti.