Q3 2025

MARKPT Mark Dynamics Indonesia Tbk

Investor Scores Overview

Piotroski F-Score

Skor: 7 / 9

Pitrokoski F-Score adalah indikator nilai yang mengukur kualitas perusahaan dengan mempertimbangkan rasio keuangan seperti profitabilitas, likuiditas, solvabilitas, dan aktivitas. Ini membantu investor menilai kualitas perusahaan dan membuat keputusan investasi yang lebih baik. Perusahaan dapat dikatakakan berkualitas jika mendapatkan nilai F-Score 7 atau lebih.

Net Income

Perusahaan pada tahun ini menghasilkan laba bersih positif sebesar Rp 269.563.034.245,00

Operating Cashflow

Perusahaan pada tahun ini menghasilkan cash flow dari operasi positif sebesar Rp 301.989.228.984,00

Return on Asset

Perusahaan pada tahun ini berhasil meningkatkan pengembalian terhadap aset (27.5%)

OCF Lebih Dari Net Income

Cash flow dari operasi perusahaan lebih tinggi dibandingkan laba bersih

LT Debt/ Asset

Level utang jangka panjang perusahaan dibandingkan dengan aset (0.0) mengalami perbaikan dibanding tahun sebelumnya (0.0)

Current Ratio

Level liabilitas jangka pendek dibandingkan dengan aset lancar (5.0x) mengalami perbaikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (3.6x)

Lembar Saham Beredar

Jumlah saham beredar tidak mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya

Gross Margin

Perusahaan mengalami penurunan gross margin (47.8%) dari tahun sebelumnya

Asset Turnover

Perusahaan mengalami penurunan asset turnover (0.8) dari tahun sebelumnya

Warren Buffett

Skor: 4 / 6

Warren Buffett adalah salah satu investor terkemuka di dunia dan merupakan salah satu orang terkaya di dunia. Prinsip investasi Warren Buffett dalam mencari saham berkualitas dapat dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif.

Earning Growth Streak

EPS perusahaan tidak selalu bertumbuh dari tahun ke tahun

Level of Debt

Level utang perusahaan baik dan cenderung aman dari kebangkrutan

Return on Equity

Pengembalian terhadap ekuitas perusahaan (30.9%) cukup tinggi

ROTC

Nilai ROTC perusahaan cukup tinggi (29.7%)

Freecashflow Positif

Perusahaan menghasilkan free cash flow yang positif (Rp 265.035.466.756,00)

Return on Retained Earnings

Pengembalian terhadap pendapatan yang diinvestasikan kembali (-133.6%) rendah

Peter Lynch

Skor: 6 / 10

Peter Lynch adalah seorang investor dan manajer dana investasi terkenal yang terkenal karena kesuksesannya dalam mengelola Magellan Fund di Fidelity Investments.

Berdasarkan pertumbuhan perusahaan, perusahaan ini termasuk dalam kategori Slow Grower

Peter Lynch melakukan klasifikasi perusahaan grower berdasarkan pertumbuhannya menjadi Fast Grower, Stalwarts, dan Slow Grower. Selain perusahaan grower Peter Lynch juga membagi perusahaan turnarounds, asset dan cyclical.

Growth at a reasonable price

Harga saham saat ini bisa dijustifikasi dengan pertumbuhan perusahaan dengan PEG Ratio -3.6

Tidak ada peningkatan inventory perusahaan

Pertumbuhan penjualan dan pertumbuhan inventory menandakan tidak adanya penumpukan invetory (-4.0)

Debt Level

Level utang perusahaan memenuhi kriteria

Equity to Asset Ratio

Ekuitas perusahaan setidaknya mencapai 89.2% dari aset

Return on Asset > 1

Pengembalian terhadap aset perusahaan positif sebesar 27.5%

Sales Perusahaan

Penjualan perusahaan sebesar Rp 806.553.822.442,00

Dividend Yield

Dividend yield perusahaan hanya sebesar {dividendYield}%

FCF Per Share to Price

Free cash flow perusahaan terhadap harga saham hanya sebesar (FCF Yield) 8.3%

Cash Per Share to Price

Cash perusahaan terhadap harga saham hanya sebesar (Cash Yield) 3.5%

Benjamin Graham - Defensive

Skor: 4 / 8

Benjamin Graham merupakan seorang investor & penulis buku "The Intelligent Investor" dan "Security Analysis". Benjamin Graham dikenal sebagai Bapak dari Value Investing dan salah satu guru Warren Buffett. Strategi investasi defensif cocok untuk investor yang mencari keamanan, tidak repot, dividend secara rutin dan keuntungan yang moderat

Sales

Penjualan perusahaan sebesar Rp 806.553.822.442,00

Current Ratio

Aset lancar perusahaan memadai jika dibandingkan dengan liabilitas jangka pendek 5.0x

Long term debt less than net current asset

Utang perusahaan jangka panjang melebihi net current asset

EPS Growth Rate 15%

Pertumbuhan laba bersih perusahaan dalam 5 tahun terakhir terlalu rendah -31.3%

PE Graham Defensive

PE perusahaan sebesar 11.9x

PE & PB Graham Defensive

PE & PB perusahaan terlalu tinggi

DER Graham Defensive

Utang perusahaan dapat dicover oleh ekuitas perusahaan sebesar 0.0x

Dividend Payment Streak

Perusahaan tidak rutin membagikan dividend selama 5 tahun terakhir

Benjamin Graham - Enterprising

Skor: 2 / 7

Strategi investasi enterprising cocok untuk investor yang mau meluangkan waktu untuk menganalisa lebih dalam, hasil yang lebih maksimal dan lebih berisiko

PE Ratio

PE perusahaan terlalu tinggi 11.9x

Current Ratio

Aset lancar perusahaan memadai jika dibandingkan dengan liabilitas jangka pendek 5.0x

Utang perusahaan jangka panjang terhadap NCAV 9.4%

EPS Streak

EPS perusahaan tidak selalu bertumbuh dari tahun ke tahun

DPS Streak

Perusahaan tidak rutin membagikan dividend selama 5 tahun terakhir

Pertumbuhan laba bersih perusahaan dalam 5 tahun terakhir terlalu rendah -31.3%

Harga saham saat ini terhadap tangible asset terlalu tinggi 3.3x

Terry Smith's FCF Yield

Skor: 1 / 1

Free cashflow yield merupakan salah satu indikator yang digunakan oleh Terry Smith untuk melakukan valuasi terhadap suatu saham dan alternatif dari earnings yield. Hanya gunakan indikator ini jika saham yang akan diinvestasikan merupakan perusahaan yang wonderful, memiliki free cashflow yang stabil dan terus bertumbuh.

FCF Yield

Free cashfow yield perusahaan sebesar 8.3%

EPS Projection

Skor: 0 / 3

Valuasi yang menggunakan proyeksi EPS yang didapatkan di masa depan untuk menentukan harga saham sehingga penting untuk memperhatikan konsistensi EPS dan pertumbuhan EPS perusahaan

Margin of Safety

Harga wajar saham saat ini Rp 992,61 dan margin of safety hanya sebesar 14.9%

Tingkat konsistensi dari sales perusahaan.

Konsistensi pertumbuhan penjualan perusahaan sebesar 0.0%

Tingkat konsistensi dari laba bersih.

Konsistensi pertumbuhan laba bersih perusahaan hanya 1.5%