Fitur baru: KSEI Ownership Analytics — cek kepemilikan emiten, investor, dan konglomerat. Coba sekarang →
Q4 2025

MIDIPT Midi Utama Indonesia Tbk

MIDI: Laba Naik, Tanpa Utang, Harga di Bawah Rata-Rata

Inti Analisis

MIDI (Alfamidi) menunjukkan kinerja bagus dengan penjualan dan laba yang terus tumbuh, tidak punya utang, dan harga saham yang tampak menarik dibanding masa lalu.

Tren Fundamental

  • Penjualan tumbuh: Q3 2025 naik 7% dari tahun lalu jadi Rp20,5 triliun, laba bersih naik 17% jadi Rp642 miliar
  • Margin lebih baik: Laba bersih dari penjualan naik dari 2,9% ke 3,1%
  • Keuangan super sehat: Hampir tidak punya utang, punya cukup uang untuk bayar tagihan jangka pendek
  • Uang dari operasi kuat: Hasil bisnis sehari-hari menghasilkan Rp1,6 triliun

Valuasi

Harga saham sekarang PER 13,8x, lebih murah dari biasanya (23,4x). Nilai buku juga di bawah rata-rata. Tapi hasil hitungan "fair value" berbeda-beda (Rp260-490), jadi perlu hati-hati.

Kekuatan Utama

  • Tanpa utang: Risiko gagal bayar sangat kecil
  • Nguntungkan: Setiap Rp100 modal bisa hasilin Rp20 laba setahun
  • Bisnis berkualitas: Dapat nilai 8 dari 9 dari metode Piotroski
  • Pertumbuhan konsisten: Penjualan stabil sejak bertahun-tahun

Risiko Penting

  • Margin kotor turun: Dari 26,4% jadi 25,7%
  • Banyak belanja: Perlu banyak uang untuk buka toko baru (capex Rp909 miliar)
  • Harga mungkin pas: Meski murah dari rata-rata, bisa jadi harga sekarang sudah pas

Kesimpulan

MIDI adalah saham ritel yang aman buat investasi jangka panjang. Bisnisnya sehat, untungnya stabil, dan harganya lebih murah dari biasanya. Tapi perhatikan margin yang sedikit turun dan pertumbuhan kedepannya.