Fitur baru: KSEI Ownership Analytics — cek kepemilikan emiten, investor, dan konglomerat. Coba sekarang →
Q4 2025

PBIDPT Panca Budi Idaman Tbk

Utang Sangat Rendah tapi Laba Mulai Terkikis

Analisis PBID: Utang Sangat Rendah, Laba Mulai Terkikis

Kinerja Terkini (Q4 2025)

  • Pendapatan Rp5,19 T, turun tipis 1% vs tahun lalu
  • Laba bersih Rp402 M, turun 17% - anjlok tajam dari Rp487 M di Q4 2024
  • ROE turun ke 17,3% dari 20,8%, menunjukkan efisiensi menurun
  • Marjin laba bersih terkikis dari 9,3% ke 7,7%

Kekuatan Fundamental

  • Super konservatif: DER 0,04x (praktis tanpa utang), current ratio 5,0x
  • Arus kas operasional positif Rp387 M di Q4 2025
  • Valuasi masuk akal: PE 9,1x, PB 1,24x - tidak mahal, tidak murah
  • Bisnis stabil: Klasifikasi 'Slow Grower' dengan model bisnis yang teruji

Risiko yang Perlu Diwaspadai

  • Tren laba menurun: 3 kuartal terakhir laba terus turun
  • Marjin terus terkoreksi: Gross margin turun dari 20% (2024) ke 18,3% (2025)
  • Kualitas laba berisiko: Arus kas operasi lebih rendah dari laba bersih
  • Tanpa dividen rutin: Tidak menarik bagi investor mencari yield
  • Piotroski F-Score hanya 6/9: Tidak lulus kriteria mutu tertinggi

Kesimpulan PBID adalah perusahaan aman dengan neraca sangat kuat tapi pertumbuhan dan profitabilitas sedang menghadapi tekanan. Cocok untuk investor konservatif yang prioritaskan stabilitas di atas pertumbuhan. Harga saham sudah mencerminkan prospek moderat. Tunggu sinyal perbaikan marjin sebelum masuk.