Fitur baru: KSEI Ownership Analytics — cek kepemilikan emiten, investor, dan konglomerat. Coba sekarang →
Q4 2025

SIMPPT Salim Ivomas Pratama Tbk

Laba Tumbuh 95%, Valuasi Masih di Bawah Rata-rata

šŸ“ˆ Investment Thesis

SIMP mengalami pemulihan luar biasa dengan laba bersih Q3 2025 melonjak 95% YoY menjadi Rp 2,96 triliun, didorong pertumbuhan pendapatan 27% dan ekspansi margin. Rasio utang turin menjadi 0,38x (terendah dalam 5 tahun) sementara ROE mencapai 16,3%. Valuasi masih menarik dengan PE 4,3x di bawah rata-rata historis 6,8x.

šŸ’¹ Analisis Tren Fundamental

Pertumbuhan: Pendapatan Q3 2025 Rp 19,65 triliun vs Rp 15,43 triliun (Q3 2024). Laba bersih terus membaik dari periode rugi 2018-2020 ke level tertinggi sejak 2012.

Profitabilitas: Margin kotor 28,5%, margin operasional 21,3%, dan margin net 15,1% - semua trending up. ROE 16,3% dan ROA 10,7% menunjukkan efisiensi prima.

Keuangan: Ekuitas tumbuh 14% YoY ke Rp 25,72 triliun, liabilitas hanya naik 2%. DER menurun dari 0,41 ke 0,38x, posisi keuangan lebih aman.

Arus Kas: Operasional menghasilkan Rp 4,18 triliun, mampu menutupi pengeluaran investasi Rp 1,57 triliun dengan surplus sehat.

šŸ’° Insight Valuasi

PE Band: Saat ini 4,3x vs rata-rata 6,8x - berada dekat level diskon satu standar deviasi (3,4x). Tertinggi pernah 19,8x (Q1 2021), terendah 3,8x (Q4 2024).

PB Band: Saat ini 0,47x vs rata-rata 0,41x - sedikit di atas rata-rata namun masih relatif murah untuk sektor agrikultur.

Model Valuasi: ROE Book Value menunjukkan harga wajar Rp 2.085 (MOS 245%), sementara EPS Growth model proyeksikan hingga Rp 5.665. Perbedaan besar ini mencerminkan ketidakpastian proyeksi.

āš–ļø Kekuatan & Risiko Utama

Kekuatan: • Pertumbuhan laba sangat kuat dengan margin membaik • Utang terkendali dan arus kas operasional solid • Valuasi masih terjangkau vs historis • Piotroski F-Score 8/9 (kualitas finansial tinggi)

Risiko: • Pertumbuhan 95% mungkin sulit dipertahankan (cyclical business) • Konsistensi penjualan rendah (10,7%) menunjukkan volatilitas • Sektor agrikultur rawan harga komoditas dan cuaca • Beberapa kriteria Graham Defensive tidak terpenuhi (Current Ratio)

šŸŽÆ Kesimpulan

SIMP menunjukkan turnaround story yang kuat dengan fundamental terbaik dalam dekade terakhir. Profitabilitas membaik drastis didukung efisiensi operasional dan manajemen utang yang lebih baik. Valuasi masih menarik bagi investor value, namun perlu waspadai volatilitas sektor dan pelemahan potensial jika harga komoditas turun. Cocok untuk investor dengan profil toleransi risiko menengah-ke-atas yang mencari exposure di sektor agrikultur Indonesia.


Data per Q3 2025. Analisis berbasis data historis tanpa rekomendasi beli/jual.